Selasa, 14 Oktober 2014

Ciri-ciri DIni Ingin Keluar Dari Pekerjaan

Dewasa ini banyak sekali karyawan betah bekerja di suatu perusahaan selama belasan bahkan puluhan tahun bukan karena mereka cocok dan mencintai pekerjaan mereka. Meraka bertahan karena ketergantung secara ekonomi dan kurang berani mencari kesempatan lain. Padahal mereka tidak cocok dengan pekerjaannya, kurang menguasai pekerjaan dan merasa tidak ada kemajuan.

Jika sudah seperti itu harus bagaimana? Apakah Anda akan bertahan dengan ketidaknyamanan tersebut? Atau mencoba move on mencari pekerjaan lain

Ini lho 10 pertanda jika Anda akan memutuskan untuk resign dan mencari dunia baru pekerjaan:

1. Rekan Kerja Menyebalkan

Rekan kerja itu bisa jadi "kutukan" atau "berkah" untuk anda. Jika kebetulan anda mendapatkan rekan kerja yang menyenangkan, sudah tentu tidak ada masalah. Tapi bagaimana jika anda mendapatkan rekan yang sering mengganggu? Atau ada rekan yang kata-katanya sering menyinggung, membuat kesal, datang telat, pulang cepat, bicara kencang, dan doyan gosip? Kalau anda sering menghadapi orang seperti itu, mungkin sudah waktunya mencari orang-orang baru, di perusahaan baru.

2. Malas Kerja

Minggu malam, waktu terasa berputar cepat, suasana menjadi tidak nyaman, anda merasa "takut" untuk pergi ke kantor besok pagi? Singkat cerita Senin pun tiba, baru saja anda duduk di tempat kerja, pikiran sudah melayang memikirkan weekend. Kita semua pasti pernah mengalami rasa malas bekerja seperti itu, tapi kalau setiap waktu, coba pikirikan kembali untuk mencari pekerjaan baru

3. Jenuh

Banyak orang yang merasa "tertantang" di tempat bekerja, hal ini juga kadang dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan. Nah,jika pekerjaan anda sudah cenderung "mudah" atau kegiatannya berulang-ulang, bisa jadi itu tanda kalo anda butuh responsibiliti lebih. Misalkan tiap hari anda kerjaannya nonton YouTube karena kerjaan sudah beres. Memang keliatannya sih enak ya, tapi jangan salah, kalo begitu terus-menerus lama-lama bosan juga.

4. Perusahaan Dalam Masalah

Perusahaan sedang berjuang untuk menstabilkan diri dari gejolak ekonomi. Banyak PHK, pemangkasan anggaran. Anda tidak perlu panik, tapi pertimbangkan saja untuk berancang-ancang mencari pekerjaan lain, daripada langsung di-PHK, nanti yang ada malah tambah panik luntang-lantung mencari kerja. Namun tidak ada salahnya juga untuk menemui manajer anda, atau head department untuk membicarakan nasib anda ke depannya.

5. Tidak Betah

Kadang kita lupa pentingnya merasa betah di tempat kerja, sampai ada momen di mana "kompetisi" sudah tidak sehat lagi. Rekan anda mencuri ide-ide anda, semua yang kita lakukan selalu bertentangan dengan kebijakan perusahaan, atau bahkan gaya berpakaian kita selalu salah di mata manajemen. Mungkin sudah waktunya mencari perusahaan yang bisa membuat anda betah serasa di rumah.

6. Tidak Tahan Dengan Pimpinan

Hubungan kita dengan pimpinan (bos) itu sudah tentu punya dampak yang besar untuk kesuksesan dan kebahagiaan kita dalam berkarir. Bahkan pekerjaan yang terbaik yang aanda miliki pun bisa tidak ada artinya kalau anda punya bos yang ga baik. Biarpun dia seorang atasan bukan berarti dia punya kekuasaan tanpa batas dan bersikap semena-mena terhadap bawahan.

Jika anda punya atasan yang selalu sinis, atautidak ada sedikitpun bantuan maupun support untuk kesuksesan karir anda, mungkin usdah waktunya mengetuk pintu perusahaan lain.

7. Tidak Ada Peningkatan Karir

Mungkin anda sudah melakukan pekerjaan yang sama bertahun-tahun, padahal anda siap untuk pekerjaan yang lebih menantang, sampai-sampai anda sudah keilangan passion di bidang yang anda sukai selama ini. Atau perusahaan di tempat anda bekerja tidak punya posisi lain untuk anda tempati.

Jika sudah behitu baiknya anda bicara dengan atasan untuk minta load kerjaan lebih, bukan berniat cari muka, tapi barangkali saja atasan anda melihat potensi anda yang belum nampak sebelumnya. Tapi jika dengan cara begitu karir anda masih jalan di tempat, lebih baik dipikirkan lagi bagaimana baiknya.

8. Tidak Dihargai

Pengakuan itu penting lho. Anda juga pasti ingin diakui kalau anda sudah memberi kontribusi untuk perusahaan? Juga rekan-rekan kerja anda yang memberi penghargaan bagi kesuksesan anda.

Pertanyaannya adalah, apakah ada reward dari perusahaan untuk usaha-usaha anda selama ini? Apakah anda mendapatkan bonus? Apakah ada feedback positif? Jika anda tidak merasa mendapatkan itu semua padahal sudah kerja habis-habisan, mungkin sudah waktunya mencari perusahaan yang bisa lebih menghargai talenta dan loyalitas anda.

9. Lingkungan Kerja Menyebalkan

Anda mungkin tidak perlu berkonsultasi dengan seorang psikiater untuk tahu apakah tempat bekerja anda penuh dengan energi negatif atau positif. Jika setiap waktu yang anda lalui di tempat anda bekerja membuat rasa bahagia anda terkuras, lingkungan yang tidak kondusif sehingga anda merasa stress bahkan depresi, tidak ada salahnya mencari tempat baru dengan energi yang lebih positif.

10. Pekerjaan Sangat Melelahkan

Terlalu banyak pekerjaan yang anda kerjakan sendiri, sibuk sekali. Kalau sibuknya sekali-sekali sih tidak apa-apa, jangan langsung memutuskan untuk resign. Namanya kerja ya pasti ada sibuknya. Tapi kalau sudah sibuk sekali, anda mengerjakan semua pekerjaan sendirian, bahkan dalam kerja tim pun anda yang paling sibuk, sepertinya boleh melihat-lihat pekerjaan di luar sana dengan load yang lebih manusiawi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar